Istilah/nama kristal berasal dari bahasa Yunani 'krystallos' yang berarti 'es yang jernih' atau 'air abadi'. Bentuk kristal yang belum diolah mempunyai bentuk nyaris sempurna, umumnya memiliki enam sisi.
Proses untuk menghasilkan batu kristal membutuhkan waktu jutaan tahun. Batu kristal terjadi ketika pembentukan bumi. Sebuah batu kristal terbentuk dari unsur silikon dan air. Batu kristal memiliki kekerasan sekitar 6-7 dalam skala mosh.Kristal memiliki bentuk yang beraneka ragam seperti piramid, kotak, kubus, dan lain-lain. Semua kristal memiliki sisi yang rata dengan ukuran sudut berlainan. Kristal dari satu benda padat seperti intan memiliki bentuk yang sama persis.
Sumber : http://batukristal.com
Kekuatan batu kristal berupa 'medan gelombang'elekto magnetik. Batu kristal bisa digunakan untuk memusatkan sinar laser. Selain itu sinar laser juga digunakan dalam bidang-bidang lain seperti penerbangan, kesehatan, pertanian, komunikasi, dan lain-lain.
Di zaman Mesir kuno, kristal digunakan sebagai racun untuk melindungi piramid dari perampok. Selain itu batu kristal juga digunakan untuk menerangi lorong-lorong, antena komunikasi dengan pangkalan ruang angkasa, dan juga untuk memusatkan gelombang elektromagnetik bumi untuk keperluan lainnya, selain itu juga digunakan di bidang kesehatan. Di dalam terapi warna kristal dimanfaatkan sebagai penguat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar