Sabtu, 20 Oktober 2012

Semua tentang Jerawat

Jerawat (Acne) adalah kondisi di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga terbentuk kantung-kantung minyak yang terpadu dengan kotoran dan sel-sel kulit mati.

Ada dua jenis jerawat yaitu jerawat meradang dan jerawat yang tidak meradang. Kedua jenis jerawat tersebut ditandai oleh pembentukan sebum yang berlebihan. Sebum yang berlebihan tersebut tertimbun di folikel sehingga folikel membengkak yang menyebabkan jerawat di wajah. 
Ada banyak faktor  yang menyebabkan timbulnya jerawat di wajah, diantaranya adalah sebagai berikut: 
  • Genetik (Turunan). Jika keluarga entah itu ibu atau ayah anda merupakan penderita jerawat, maka anda bisa jadi jerawat bersumber dari faktor genetika keluarga.
  • Aktivitas hormonal yang tidak simbang, biasanya siklus hormonal juga bisa menjadi penyebab munculnya jerawat. Perubahan Siklus ini biasanya mendorong bertambahnya kelenjar minyak penyebab jerawat. 
  • Penumpukan sel kulit mati. Kulit mati yang menumpuk akan menyebabkan tersumbatnya folekul dan pori-pori yang mendorong timbulnya jerawat.
  • Bakteri di Pori-pori kulit. Bakteri Propionini Bacterium Acnes (P.Acnes), yang berada dalam pori-pori kulit juga dapat menyebabkan munculnya jerawat.

Selain keadaan diatas, penyebab munculnya jerawat juga bisa di dorong oleh pola hidup yang tidak sehat. Beberapa kasus yang mendorong terjadinya jerawat diakibatkan oleh makanan berlemak, minuman beralkohol, kosmetik, dan cuaca. 

Sebagian individu secara genetis rentan terhadap munculnya jerawat. Sensitivitas kelenjar sebasea terhadap androgen yang berlebihan atau berada di lingkungan yang mendukung proliferasi bakteri. Konstribusi lain penyebab timbulnya jerawat adalah hormonal yang tidak seimbang. Pada wanita dewasa, penyebab timbulnya jerawat dapat berhubungan dengan kondisi sistemik atau dapat terjadi karena kadar testosteron mulai meninggi relatif terhadap estrogen pada tahun perimenopause awal. 

Pada wanita penyebab timbulnya jerawat meningkat sebelum atau selama periode haid. Komplikasi yang terjadi pada jaringan parut dapat terbentuk pada kasus yang parah. Rasa tidak percaya diri bisa terganggu walaupun kondisi tidak buruk. 







Tidak ada komentar: